Sabtu, 01 Oktober 2011

Jus Wortel Mujarab Perangi Kolesterol Jahat

 img (Foto: thinkstock) Jakarta, Wortel banyak mengandung nutrisi termasuk serat, vitamin A dan K, mangan, folat dan magnesium. Selain baik untuk mata, jus wortel juga mujarab memerangi kolesterol jahat dalam darah. Wortel diketahui mengandung tinggi serat, vitamin, mineral dan nutrisi penting lainnya. Dalam secangkir wortel mentah cincang mengandung 50 kalori, 1 gram protein, 12 gram karbohidrat, 3,5 gram serat dan tidak ada lemak atau kolesterol. Wortel juga merupakan sumber yang kaya antioksidan, dari beta-karoten hingga anthocyanindin. Kandungan nutrisi inilah yang membuat wortel memiliki efek menurunkan kolesterol LDL (low density lipoprotein) atau dikenal sebagai kolesterol jahat. Para ilmuwan Commonwealth Scientific and Industrial Research Organization di Australia menemukan bahwa pria perokok mengonsumsi jus wortel setiap hari selama tiga minggu dapat menurunkan oksidasi kolesterol jahat LDL. Penemuan ini telah dipublikasikan dalam Journal of American Dietetic Association, seperti dilansir Livestrong, Sabtu (1/10/2011). Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di University of Valladolid di Spanyol, wortel penuh dengan serat larut yang dapat mengurangi kolesterol LDL. Kolesterol adalah lemak yang memainkan peran dalam mendukung membran sel dan sintesis hormon seperti testosteron dan estrogen. Low-density lipoprotein (LDL) adalah jenis kolesterol penting bagi kesehatan jaringan, tetapi dalam jumlah yang terlalu besar, dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung, serangan jantung dan stroke. Tubuh menghasilkan LDL untuk respons terhadap lemak jenuh dalam diet. Sedangkan high-density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik berfungsi untuk meningkatkan kesehatan jantung dengan membantu membersihkan dan mengeluarkan LDL dari darah. Tubuh membuat HDL dari makanan kaya lemak tak jenuh. Menurut Mayo Clinic, kadar kolesterol LDL harus antara 100-129 mg/dL untuk kesehatan optimal. Usir Jerawat dengan Manisnya Madu img (Foto: thinkstock) Jakarta, Madu selama ini dikenal sebagai salah satu minuman yang bisa menambah stamina dan membuat tubuh tetap bugar. Tak hanya itu, sifat antibakteri yang dimiliki madu juga membuatnya bisa mengusir jerawat dari wajah. Pada waktu-waktu tertentu selama hidup seseorang, seperti saat pubertas, selama menstruasi dan menopause, hormon menyebabkan kelebihan produksi sebum, yang bila bercampur bakteri bisa menyebabkan jerawat. Bakteri Proprionibacterium acnes atau P. acnes merupakan strain bakteri yang biasa hidup di kulit manusia tanpa menyebabkan kerusakan pada kulit. Namun bila produksi sebum makin banyak, bakteri ini bisa berkontribusi menginfeksi jerawat. Sebelumnya telah diketahui bahwa madu bisa digunakan sebagai antibakteri. Hal ini berdasarkan studi yang dilakukan oleh University of Texas Health Science Center diketahui bahwa madu kaya akan gula, sehingga bisa membantu menciptakan lingkungan yang membuat bakteri tidak dapat bertahan hidup. Ketika dioleskan pada luka atau infeksi, hidrogen peroksida yang terkandung di dalam madu akan dikeluarkan ke kulit, yang bertindak sebagai antiseptik. Dilansir DermaNetNZ, Sabtu (1/10/2011), hidrogen peroksida yang terbentuk ketika madu diencerkan dapat menyembuhkan luka termasuk infeksi jerawat. Tidak seperti hidrogen peroksida murni, tingkat antiseptik yang dibuat dalam madu tidak merusak kulit. Pembentukan hidrogen peroksida bukan satu-satunya manfaat antibakteri yang diperoleh dari madu. Madu juga dapat merangsang kegiatan fagositik dan limfositik, yang merupakan kunci respons sistem imun dalam perang melawan infeksi. DermaNetNZ merekomendasikan menggunakan madu dari pohon manuka, leptospermum scoparium untuk mengusir jerawat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar