img
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Susah duduk dan sakit ketika buang air besar merupakan hal yang sering dikeluhkan oleh penderita wasir. Bila panas dan nyeri terasa mengganggu, Anda bisa mencoba meredakan wasir dengan lidah buaya.
Mirip dengan varises di kaki, wasir adalah pembuluh darah yang membengkak di dalam dan sekitar anus. Gejala-gejalanya seperti pembengkakan, gatal, ketidaknyamanan dan perdarahan saat buang air besar.
Wasir telah mempengaruhi sekitar 75 persen dari populasi umum, menurut National Digestive Diseases Information Clearinghouse. Wasir internal terletak di dalam lubang anus dan wasir eksternal menonjol keluar dari anus. Kedua jenis wasir ini disebabkan oleh tekanan berulang pada pembuluh darah, biasanya disebabkan karena mengejan saat buang air besar dan diare kronis atau sembelit.
Untungnya, wasir paling merespons dengan baik untuk pengobatan dan perawatan ala rumah. Praktisi pengobatan alternatif sering menggunakan tumbuh-tumbuhan tertentu seperti lidah buaya untuk mengobati dan mencegah wasir.
Berasal dari timur dan selatan Afrika, kini lidah buaya telah dibudidayakan di seluruh dunia. Tanaman ini merupakan bunga berbentuk tabung, daun berdaging yang mengandung gel obat yang digunakan secara eksternal untuk merawat kondisi kulit. Cairan lidah buaya yang diambil dari dasar daun, digunakan secara internal, terutama sebagai pencahar stimulan.
Sebuah tinjauan ilmiah yang diterbitkan dalam Indian Journal of Dermatology melaporkan bahwa lidah buaya mengandung bradykinase, enzim yang membantu untuk meredakan peradangan parah ketika dioleskan pada kulit, seperti dilansir Livestrong, Sabtu (1/10/2011).
Senyawa aktif yang terdapat pada gel lidah buaya digunakan secara topikal dalam pengobatan homeopati untuk mempercepat penyembuhan luka. Menurut herbalist Steven Foster, penulis buku 'National Geographic Desk Reference to Nature's Medicine', sifat gel lidah buaya dapat mempercepat penyembuhan dengan mengurangi nyeri dan peradangan, yang merupakan dua gejala umum wasir.
Sifat anti-inflamasi pada lidah buaya juga dapat mengurangi pembengkakan, rasa panas dan peradangan, sehingga membantu mengurangi iritasi wasir. Rasa dingin pada cairan atau gelnya juga dapat memberikan efek menenangkan.
Secara internal, mengonsumi lidah buaya dapat membuat tinja lebih lunak dan lebih mudah dikeluarkan sehingga dapat mengurangi tekanan pada wasir saat mengejan.
Menurut Foster, lidah buaya juga mengandung antrakuinon, bahan utama yang merangsang kontraksi dalam dinding saluran pencernaan dan mempromosikan sekresi cairan oleh usus besar.
Phyllis A. Balch, penulis 'Prescription for Healing' mengklaim bahwa setengah cangkir jus lidah buaya yang diminum tiga kali sehari dapat membantu untuk mengurangi wasir. Potongan daun lidah buaya yang dioleskan secara lembut pada daerah wasir juga dapat meredakan wasir secara eksternal dan memberikan rasa dingin yang dapat membantu meredakan nyeri.
Sabtu, 01 Oktober 2011
Jus Wortel Mujarab Perangi Kolesterol Jahat
img
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Wortel banyak mengandung nutrisi termasuk serat, vitamin A dan K, mangan, folat dan magnesium. Selain baik untuk mata, jus wortel juga mujarab memerangi kolesterol jahat dalam darah.
Wortel diketahui mengandung tinggi serat, vitamin, mineral dan nutrisi penting lainnya. Dalam secangkir wortel mentah cincang mengandung 50 kalori, 1 gram protein, 12 gram karbohidrat, 3,5 gram serat dan tidak ada lemak atau kolesterol.
Wortel juga merupakan sumber yang kaya antioksidan, dari beta-karoten hingga anthocyanindin. Kandungan nutrisi inilah yang membuat wortel memiliki efek menurunkan kolesterol LDL (low density lipoprotein) atau dikenal sebagai kolesterol jahat.
Para ilmuwan Commonwealth Scientific and Industrial Research Organization di Australia menemukan bahwa pria perokok mengonsumsi jus wortel setiap hari selama tiga minggu dapat menurunkan oksidasi kolesterol jahat LDL. Penemuan ini telah dipublikasikan dalam Journal of American Dietetic Association, seperti dilansir Livestrong, Sabtu (1/10/2011).
Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di University of Valladolid di Spanyol, wortel penuh dengan serat larut yang dapat mengurangi kolesterol LDL.
Kolesterol adalah lemak yang memainkan peran dalam mendukung membran sel dan sintesis hormon seperti testosteron dan estrogen. Low-density lipoprotein (LDL) adalah jenis kolesterol penting bagi kesehatan jaringan, tetapi dalam jumlah yang terlalu besar, dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, penyakit jantung, serangan jantung dan stroke.
Tubuh menghasilkan LDL untuk respons terhadap lemak jenuh dalam diet. Sedangkan high-density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik berfungsi untuk meningkatkan kesehatan jantung dengan membantu membersihkan dan mengeluarkan LDL dari darah. Tubuh membuat HDL dari makanan kaya lemak tak jenuh.
Menurut Mayo Clinic, kadar kolesterol LDL harus antara 100-129 mg/dL untuk kesehatan optimal.
Usir Jerawat dengan Manisnya Madu
img
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Madu selama ini dikenal sebagai salah satu minuman yang bisa menambah stamina dan membuat tubuh tetap bugar. Tak hanya itu, sifat antibakteri yang dimiliki madu juga membuatnya bisa mengusir jerawat dari wajah.
Pada waktu-waktu tertentu selama hidup seseorang, seperti saat pubertas, selama menstruasi dan menopause, hormon menyebabkan kelebihan produksi sebum, yang bila bercampur bakteri bisa menyebabkan jerawat.
Bakteri Proprionibacterium acnes atau P. acnes merupakan strain bakteri yang biasa hidup di kulit manusia tanpa menyebabkan kerusakan pada kulit. Namun bila produksi sebum makin banyak, bakteri ini bisa berkontribusi menginfeksi jerawat.
Sebelumnya telah diketahui bahwa madu bisa digunakan sebagai antibakteri. Hal ini berdasarkan studi yang dilakukan oleh University of Texas Health Science Center diketahui bahwa madu kaya akan gula, sehingga bisa membantu menciptakan lingkungan yang membuat bakteri tidak dapat bertahan hidup.
Ketika dioleskan pada luka atau infeksi, hidrogen peroksida yang terkandung di dalam madu akan dikeluarkan ke kulit, yang bertindak sebagai antiseptik. Dilansir DermaNetNZ, Sabtu (1/10/2011), hidrogen peroksida yang terbentuk ketika madu diencerkan dapat menyembuhkan luka termasuk infeksi jerawat.
Tidak seperti hidrogen peroksida murni, tingkat antiseptik yang dibuat dalam madu tidak merusak kulit.
Pembentukan hidrogen peroksida bukan satu-satunya manfaat antibakteri yang diperoleh dari madu. Madu juga dapat merangsang kegiatan fagositik dan limfositik, yang merupakan kunci respons sistem imun dalam perang melawan infeksi.
DermaNetNZ merekomendasikan menggunakan madu dari pohon manuka, leptospermum scoparium untuk mengusir jerawat.
Begini Cara Kerja Akupunktur
Akupunktur merupakan pengobatan alternatif dari negara Cina dengan cara menyisipkan atau menusukkan jarum ke tubuh. Pengobatan ini diklaim mampu mengurangi rasa sakit, mengobati ketidaksuburan, dan meningkatkan kesehatan secara umum.
Saat ini, akupunktur telah 'diekspor' ke berbagai negara di seluruh dunia. Di negara-negara Eropa seperti Inggris, hampir setengah praktisi medis mengikuti pelatihan akupunktur untuk dapat mempraktikkan kehalian ini dalam menangani apsien. Bahkan, bermacam variasi yang berbeda dari telah dikembangkan dan diajarkan di seluruh dunia.
Akupunktur terbukti ilmiah untuk mengobati rasa nyeri dan mual setelah operasi. Meskipun untuk rasa sakit, beberapa orang masih menganggapnya sebagai efek plasebo atau sugesti saja.
Dr Leena Mathew adalah seorang dokter anestesiologi dan ahli nyeri di New York Presbyterian Hospital/Columbia University Medical Center. Ia menggunakan akupunktur sebagai pengobatan tambahan untuk mengatasi nyeri pada pasien wanita yang memerlukan atau lebih menyukai akupunktur.
Ia dan Dr Josephine Briggs, direktur National Center for Complementary and Alternative Medicine (NCCAM), menjelaskan dalam The Atlantic, Jumat (30/9/2010) mengenai mekanisme akupunktur.
Rasa sakit timbul melalui rangsangan pada serabut saraf kecil di kulit, kemudian bergerak melalui sumsum tulang belakang dan sampai ke otak. Ada serabut saraf yang lebih besar yang berfungsi mengirim sinyal penahan serabut nyeri dan mencegah pergerakan sinyal rasa sakit.
Ketika rangsangan yang menyakitkan datang, aktivitas serat saraf kecil menguasai serat saraf yang besar, sehingga meskipun penahan nyeri dilepaskan, rasa nyeri tetap terasa.
Bagaimana dengan akupunktur untuk mengatasi nyeri?
Secara teoritis, jarum ditempatkan untuk merangsang serabut saraf besar, sehingga sinyal saraf nyeri yang kecil menjadi terhambat. Mathew mengatakan bahwa logika yang sama mendasari teori mengapa menggosok siku setelah terbentur dapat membantu mengurangi rasa sakit, sebab tubuh merangsang penghambatan saraf sakit untuk menenangkan rasa sakit.
Kemungkinan lain adalah endorfin, hormon yang membuat orang 'merasa baik'. Mathew mengatakan bahwa bahan kimia yang membuat orang merasa bahagia ini dilepaskan ketika menanggapi berbagai fenomena seperti kesusahan, cedera, lari jarak jauh, memakan cokelat, serta memiliki kemampuan layaknya morfin bagi tubuh dan otak.
Penelitian yang melacak kadar molekul-molekul darah menunjukkan bahwa akupunktur meningkatkan kadar beta-endorphin sehingga mampu menurunkan tingkat rasa sakit pada pasien. Ketika pasien diberikan obat anti-morfin, efek dari akupunktur berkurang.
Ada teori lain yang menjelaskan mengapa akupunktur terbukti bekerja baik untuk mengatasi mual dan muntah akibat dengan kemoterapi. Kulit terhubung ke organ-organ dalam tubuh melalui refleks yang disebut refleks viscero-kulit.
"Jika Anda menstimulasi kulit dengan jarum akupunktur. Anda dapat mengubah pola aliran darah ke perut dan dari perut, mengapa ini bisa menjelaskan efeknya pada mual dan muntah," jelas Mathew.
Akupunktur juga memiliki efek pada sistem respons tubuh terhadap stres atau dikenal dengan sumbu hipotalamus-pituitary-adrenal (HPA). Penelitian melaporkan bahwa pasien akupunktur memiliki tingkat stres dan kecemasan yang lebih rendah setelah mendapat perawatan akupunktur, setidaknya untuk jangka pendek.
Terakhir, ada teori yang menjelaskan tentang mengapa akupunktur dapat bekerja pada kondisi tertentu. Sentuhan pada manusia mungkin banyak berhubungan dengan kekuatan penyembuh pada akupunktur.
"Ini adalah terapi sentuhan. Pada pengobatan Barat, dokter cenderung menjaga jarak dan tidak ingin menyentuh pasien," kata Matthew.
Seperti halnya seorang ibu mampu menenangkan anak hanya melalui fisik atau kehadirannya, menyentuh orang lain dengan maksud baik mungkin juga mampu mengurangi rasa sakit. Efek ini harus dilakukan dengan menghilangkan rasa takut dan kecemasan terlebih dahulu yang mempengaruhi persepsi orang akan rasa sakit.
Briggs menyebutkan bahwa beberapa efek akupunktur juga dapat dilihat pada akupunktur 'palsu' seperti akupunktur menggunakan tusuk gigi, yang terkadang juga memiliki efek mirip dengan akupunktur.
"Hal ini memberitahu kita bahwa bagian terpenting akupunktur adalah ritual yang terlibat, yaitu tekanan, praktisi yang meyakinkan, dan harapan pasien." Dengan kata lain, tata cara akupunktur sendiri merupakan faktor yang perlu diperhitungkan untuk melihat efeknya," jelas Briggs.
Mathews menambahkan akupunktur adalah ilmu kuno yang telah berlangsung selama 3.000 tahun. "Kami tahu itu efektif, namun kita tidak tahu mengapa. Metode ini sangat sulit untuk diterjemahkan ke dalam bahasa pengobatan ala Barat," katanya.
Berapa Lama Manusia Bisa Bertahan Hidup Tanpa Minum dan Kedinginan?
Tak ada manusia yang bisa bertahan hidup tanpa minum dan makan, terlebih lagi bila suhu lingkungan sangat dingin sehingga bisa memicu hipotermia (menurunnya suhu tubuh). Berapa lama manusia bisa bertahan hidup tanpa makan minum dan kedinginan?
Ketika dihadapkan dengan situasi bertahan hidup (survival), air minum bersih sering menjadi pertimbangan yang paling penting. Manusia bisa bertahan hidup tanpa makanan selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan, namun bila tanpa air manusia hanya mampu bertahan selama 1 hari, seperti dilansir survivaltopics, Sabtu (1/10/2011).
Selain udara, air merupakan nutrisi yang paling penting bagi tubuh manusia. Untuk mempertahankan kesehatan dan efisiensi tubuh dalam lingkungan ideal, manusia membutuhkan minimalnya 2 liter air bersih per hari. Namun dalam lingkungan yang sangat panas, sangat dingin atau sangat kering, dua liter air mungkin tidak cukup untuk mempertahankan hidup selama beberapa hari.
Lalu bagaimana bila lingkungan sangat dingin?
Saat lingkungan sangat dingin maka risiko kesehatan yang paling mengancam adalah hipotermia. Hipotermia adalah suatu kondisi fisik yang terjadi ketika suhu tubuh turun hingga di bawah suhu normal (37 derajat celsius) sampai 35 derajat celcius atau lebih dingin.
Hipotermia mempengaruhi inti tubuh, seperti otak, jantung, paru-paru dan organ vital lainnya. Kasus hipotermia ringan bisa menyebabkan orang mengalami gangguan fisik dan mental, sedangkan hipotermia berat dapat mengakibatkan ketidaksadaran dan bahkan kematian.
Orang tua, orang yang di bawah pengaruh alkohol dan obat-obatan, serta anak-anak dan orang dengan gangguan kesehatan tertentu sangat rentan mengalami hipotermia.
Orang yang gemar melakukan aktivitas alam seperti berperahu, berenang, memancing, hiking atau ski, bahkan yang mengalami kecelakaan di pegunungan dan air juga rentan mengalami hipotermia, tapi kondisi tersebut tergantung pada berbagai faktor seperti kepribadian, perilaku, kondisi fisik, pakaian, dan faktor lingkungan. Setiap orang bereaksi berbeda terhadap dingin, bahkan saat berada pada kondisi yang sama.
Umumnya, anak-anak kehilangan panas tubuh lebih cepat daripada orang dewasa dan orang kurus kehilangan panas tubuh lebih cepat daripada orang kelebihan berat badan.
Dibandingkan udara dingin, air lebih cepat memicu hipotermia. Air bisa menghilangkan panas tubuh 25 kali lipat lebih cepat ketimbang udara dingin.
Tidak ada data yang menunjukkan seberapa lama orang dapat bertahan pada kondisi udara dingin, namun ada data yang menunjukkan berapa lama orang dapat bertahan di dalam air hingga akhirnya mengalami hipotermia dan meninggal dunia.
Berikut data lamanya waktu manusia bisa bertahan di dalam air, seperti dilansir seagrant.umn.edu, yaitu:
Suhu air (derajat C) Waktu sebelum kelelahan atau tidak sadar Waktu survival
0,3 < 15 menit 45 menit
0,3-4,4 15-30 menit 30-90 menit
3,3-10 30-60 menit 1-3 jam
10-15,6 1-2 jam 1-6 jam
15,6-21,1 2-7 jam 2-40 jam
21,1-26,7 3-12 jam 3 jam-tidak terbatas
> 26,7 Tak terbatas Tak terbatas
Langganan:
Postingan (Atom)